Urusan membuat hatiku merindu, itu memang keahlianmu.
- Tia Setiawati Priatna
Soon, you will pass your senior high school time. You will never see me again, we will never be in the same school again. And I can stop acting as if I didn’t even have a feeling for you anymore. I won’t see you with her, talking and walking together again. I can totally forget you. Time flies too fast. We grow old everyday, we change everyday, it’s time for saying good bye. But still, in the other hand I’m gonna miss you.
Cinta pada seseorang menimbulkan harapan
Sayang pada seseorang menumbuhkan pengorbanan
Cinta membutuhkan pertemuan fisik
Sayang menembus batas ruang dan waktu
Cinta hadir karena sebab, dan hilang saat sebab tak lagi ada
Sayang hadir tanpa sebab, ia abadi di sanubari
Cinta itu memberi untuk menerima
tapi sayang, memberi untuk menumbuhkan
Cinta itu bertemu karena kesamaan persepsi
Sayang tumbuh karena kesamaan visi
Cinta identik dengan, “Kamu, ada apanya?”
Sayang identik dengan, “Kamu, apa adanya!”
Cinta berkata, “Aku suka wajahnya.”
Sayang berkata, “Aku senang dengan kepribadiannya.”
Cinta….. hari ini kau mencintainya, esok bisa jadi kau membencinya.
Sayang, hari ini, kemarin, esok dan selamanya kau tetap menyayanginya.
Ada jatuh cinta, tapi tidak pernah ada jatuh sayang.
Dalam beberapa detik, anda bisa mencintainya, namun tidak dengan sayang.
Karena sayang itu proses mengerti, memahami, menolong, mendahulukan dalam rentang waktu yang panjang.
Setia Furqon Kholid